Sistem bahan bakar sepeda motor#3

automotif.me
Sistem bahan bakar sepeda motor#3

Kerusakan karburator pada skep dan moncong

1) Skep macet Jika skep macet di badan karburtor, akibatnya adalah putaran mesin mblandang karena gas tidak menutup rapat (skeptidak menutup rapat). Kendurkan sedikit mur di intake manifold sehingga rumah skep bisa turun dan menutup rapat atau gosok rumah skep dengan amplas halus agar bisa turun naik secara lancar.

2) Skep oblak Kebalikan dengan kasus di atas, gesekan terus-menerus antara skep dan rumah skep membuat permukaan kedua komponen itu terkikis sehingga langsam menjadi tidak stabil. Gantilah dengan skep yang baru.

3) Moncong karburator ke intake manifold tidak rata Jika moncong karburator tidak rata atau melengkung, hal ini menyebabkannya motor susah langsam. Selain itu, mesin menjadi susah dihidupkan serta kadang-ka dang nembak-nembak bila terjadi kebocoran. Gunakan kikir datar atau ampelas un tuk meratakan sisi yang tidak lurus, lantas tambah packing manifold.

Keluarnya asap hitam dan cokelat sering disebabkan oleh karburator.

1) Asap hitam dari knalpot.

• Main jet terlalu besar

• Saringan udara tersumbat

• Choke tertutup

• Tinggi pelampung melebihi standar.

2) Asap cokelat dari knalpot:

• Main jet terlalu kecil atau tersumbat kerak

• Permukaan bahan bakar dalam mangkok karburator terlalu rendah

• Pipa saringan udara kendur

• Saringan udara tidak rapat atau dilepas.

Menyetel Speling Throttle Gas

Speling atau jarak bebas putaran gas perlu disetel ulang. Tujuannya adalah agar akselerasi tidak terlambat. Dalam arti, begitu grip gas dipelintir, skep karburator lang sung terangkat. Untuk itu, pabrikan memiliki standar. Jika setelan gas terlalu sempit, hal ini menjadi terlalu berisiko. Atau, jika penyetelannya melebihi standar yang direkomendasikan, putaran mesin terlambat. Hal ini sangat berpenga ruh jika sedang berada di tikungan.

Ceklah hal ini setiap 500 km dengan menggerakkan grip gas dahulu, lalu ukur jarak bebasnya. Beri tanda dengan spidol di pinggir grip gas. Seandainya kurang atau lebih dari stan dar itu, tinggal disetel ulang. Lihat dua mur yang akan diset ulang. Sebagian besar, 2 mur penyetel gas motor ada di bawah hand grip. Misalnya, motor bebek Honda, Suzuki, dan Kawasaki. Ada juga motor yang memiliki setelan di kabel dekat kepala karburator. Rata-rata setelan ini dibungkus karet pelindung debu. Kendurkan mur pengencang dan putar mur penyetel. Jika Anda memutarnya searah jarum jam, ber arti semakin sempit jarak main, diputar berlawanan semakin lebar. Setelah diatur ulang, kemudian cek gerak setang ke kanan-kiri sampai mentok. Jarak main harus sama meski setang digerakkan ke kanan dan kiri.

Throttle Position Sensor (TPS) Yamaha Jupiter MX 135

TPS berfungsi memantau posisi throttle (bukaan gas) dan diteruskan pada sistem pengapian (ignition timing) dengan sistem elektronik. Dengan demikian, waktu pembakaran dapat berlangsung dengan tepat dan sempurna sesuai dengan putaran mesin dan pasokan bahan bakar.

Keuntungan TPS pada sepeda motor adalah akselerasi lebih spontan, pemakaian bahan bakar lebih hemat, dan kadar emisi gas buang lebih rendah.

1. Pemeriksaan TPSTahap l

i. Lepaskan kabel coupler dari TPS.

ii. Pasangkan pockettester (1 k ohm) pada TPS. Kabel positif pockettester ke terminal coupler biru (L) Kabel negatif pocket tester ke terminal kabel biru/hitam (B/L)

iii. Ukur tahanan TPS Tahanan TPS 3.5-6.5 k ohm pada suhu 20°C (68° F) (biru-hitam/biru). Di luar spesifikasi > Ganti TPS.

2. Pemeriksaan TPS tahap II

i. Pasangkan coupler kabel pada TPS

ii. Pasangkan pockettester (ohm x 1 k) pada kabel TPS Kabel positif pockettester ke terminal coupler kuning (Y). Kabel negatif pocket tester ke terminal coupler hitam/biru (B/L).

iii. Secara perlahan, buka handle gas, dan periksa perubahan tahanan TPS (sesuai dengan batasan spesifikasi).

iv. Jika tahanan tidak berubah, atau berubah secara kasar > ganti TPS.

Tahanan TPS 0-5 k ohm (kurang lebih 1.5) pada suhu 20 derajat Celcius (kuning-hitam/biru).

3. Menyetel sudut posisi Throttle Position Sensor

Pasangkan coupler kabel pada TPS.

Pasangkan pocket tester digital pada kabel TPS. Kabel positif tester ke terminal kuning (Y). Kabel Negatif tester ke terminal hitam/biru (B/L). Pockettester digital/digital circuit tester 90890-03 174.

Putar kunci kontak pada posisi "ON" 

Periksa voltase TPS.

Setelah mengetahui sudut posisi sensor yang tepat, dengan melihat besarnya voltase, kencangkan baut pengikat TPSdengan benar.

automotif.me

Belum ada Komentar untuk "Sistem bahan bakar sepeda motor#3"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel