Konsep perawatan dan perbaikan sepeda motor

automotif.me

Konsep perawatan dan perbaikan sepeda motor

Perawatan Berkala dan Umum 

Sebagai seorang pengendara sepeda motor, kondisi dan performa mesin yang baik menjadi satu syarat yang harus dipenuhi. Apalagi kalau sepeda motor tersebut setiap hari dipakai untuk perjalanan jauh. Jika sepeda motor, sebagai alat transportasi praktis dan ekonomis, dipakai terus-menerus tanpa dirawat secara teratur, lambat laun ia akan mengalami kerusakan berat (biasanya sampai turun mesin). Untuk menghindari kerusakan berat, sepeda motor perlu dirawat secara berkala untuk mengembalikan kondisinya sesuai standar pabrik, baik setelan maupun performa. Jika kondisinya su dah seperti semula lagi, sepeda motor dapat memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi pengendaranya, lebih ekonomis, dan umur kendaraan (life time) lebih panjang atau awet. Untuk itu, jadikan perawatan berkala bagi sepeda motor Anda, se bagai "suatu kebiasaan" Jadwal perawatan berkala mengacu atau berpedoman pada buku manual servis Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Menurut keterangan buku manual tersebut, apabila mengikuti "prosedur perawatan" operasional motor dan usia pemakaian lebih lama (awet) akan terjamin. Hal itu juga akan mengurangi biaya opera sional dan perawatan kendaraan, terutama biaya untuk turun mesin (overhaul).

Hal yang perlu diketahui sehubungan dengan perawatan motor antara lain adalah jadwal perawatan berkala yang tergantung pada frekuensi atau jarak tempuh. Pera watan hendaknya lebih kerap dilakukan apabila sepeda motor sering dipakai di daerah basah atau berdebu dan atau kondisi musim hujan. Dalam melakukan perawatan, agar pekerjaan itu menjadi lebih efisien, Anda harus "mengelompokkan" atau "meng gabungkan" dua atau lebih pekerjaan dalam satuan sistem kerja sekaligus dan sesuai urutan pekerjaan.

Perawatan berkala yang dimaksud adalah perawatan yang sesuai dengan yang tercantum pada buku panduan-biasanya disertakan saat kendaraan baru dibeli pada dealer resmi ATPM.

Namun, setelah kendaraan digunakan, terlebih untuk jarak tempuh yang jauh dan kondisi jalan yang sangat bervariasi, wajar apabila ada komponen yang terpengaruh. Karena itu, pengecekan seluruh bagian kendaraan perlu dilakukan. Setidaknya Anda perlu mencucinya agar kendaraan kinclong saat dipakai kembali. Tindakan pemeriksaan selama pengoperasian normal sehari-hari inilah yang dimaksud perawatan umum.

Mendeteksi Kerusakan Dini 

Pada umumnya, sepeda motor dikendarai untuk dipakai bertahun-tahun atau untuk jangka panjang dan bersifat mobile (yakni, sebagai sarana transportasi). Oleh sebab itu, besar kemungkinan performance (kinerja)-nya akan menurun dan cepat atau lambat ke rusakan akan terjadi pula meskipun hal ini tergantung pada pemeliharaan dan kebiasaan mengendarainya. Untuk itu, sepeda motor harus selalu dirawat atau diperbaiki secara berkala. Tetapi pada umumnya, sepeda motor tidak akan menjadi rusak secara tiba-tiba apabila digunakan secara normal, kecuali tentunya bila ia menabrak atau tertabrak atau jatuh.

Sebelum terjadi kerusakan, sepeda motor "memperlihatkan gejala operasi yang ti dak normal". Bila Anda memerhatikan dengan saksama, Anda akan mendapatkan peringatan tentang kerusakan jauh sebelum kejadian tersebut terjadi (misalnya saat Anda mengendarai, timbul bunyi, oleng, keluar asap putih (motor 4 tak), oli mesin bocor atau tanda-tanda kerusakan yang lain). Jika Anda mendapati gejala tidak normal seperti itu, sebaiknya sepeda motor Anda segera Anda perbaiki agar kerusakannya tidak menjadi semakin parah atau berat (merambat ke komponen yang lain) karena mekanisme kerja komponen-komponennya yang saling terkait.

Namun, komponen-komponen itu secara garis besar dibagi menjadi dua kategori, komponen fast moving dan slow moving. Komponen fast moving adalah kategori suku cadang atau komponen yang memiliki batas pemakaian karena habis, rusak, atau aus akibat gesekan, misalnya kampas rem, kampas kopling, elemen filter udara, busi, ban, aki, dan suku cadang lainnya.

Komponen fast moving wajib diganti secara rutin, baik itu motor baru ataupun lama. Jangan lupakan hal ini. Sebab jika Anda lalai, hal ini akan mengakibatkan kerugian be sar. Yang perlu benar-benar Anda cermati terutama adalah komponen yang rentang waktu kerjanya (life time) sangat singkat. Jika hal itu tidak dilakukan sesuai jadwal, ja ngan terkejut apabila Anda mengalami kerugian besar karena kerusakan yang pada awalnya Anda anggap sepele malah merembet ke komponen yang lain.

Prosedur Mencari Kerusakan 

Bila Anda "mengikuti prosedur yang logis" dan memiliki "keterampilan teknik tinggi dan berpengalaman" Anda dapat dengan mudah mencari dan menentukan penyebab kerusakan. Tetapi, sebaliknya, jika Anda memeriksa lalu membongkar bagian-bagian sepeda motor hanya berdasarkan "ilmu kira-kira", Anda hanya akan menghamburkan waktu dan tenaga. Bahkan, ada kemungkinan kerusakannya bertambah parah atau me rembet ke komponen-komponen yang lain.

Pada kondisi tertentu, untuk beberapa bagian motor Anda akan mendapatkan keru sakan yang sama yang disebabkan oleh lebih dari satu penyebab (multifaktor) sehingga Anda harus melakukan pemeriksaan dalam urutan yang logis. Cara yang terbaik adalah mulai dengan memeriksa bagian-bagian yang mudah dijangkau atau terlihat dahulu atau dari bagian luar baru ke bagian bagian lain. Agar pengerjaannya menjadi efisien dan terhindar dari kesalahan yang merugikan, Anda harus mengacu pada buku manual servis untuk mengetahui segala prosedur dengan benar sebelum bertindak. Lakukan pe kerjaan merawat dan memperbaiki sepeda motor dengan teliti dan ditempat yang ber sih. Jangan menggunakan peralatan (perkakas/perlengkapan) pengganti sebagai peng ganti peralatan khusus (spesial standard tools) yang telah ditetapkan. Pengukuran yang tepat hanya dapat diperoleh dengan menggunakan peralatan yang benar. Penggunaan peralatan pengganti dapat merugikan pengoperasian yang aman.

Prosedur Pelaksanaan Pekerjaan Perawatan dan Perbaikan 

Sepeda motor terdiri atas banyak komponen yang saling berkaitan (proses meka nisme suatu sistem). Oleh sebab itu, dalam melakukan perawatan atau perbaikan, proses pekerjaan harus dilakukan secara urut sesuai prosedur (ikuti petunjuk sesuai manual servis tiap pabrikan untuk setiap tipe sepeda motor). Tanpa mengikuti urutan yang benar, hasil pekerjaan tidak akan sempurna dan akan banyak mengalami pengulangan pekerjaan yang tidak perlu. Mengulang pekerjaan yang tidak perlu berarti pemborosan tenaga, waktu, dan biaya.

Perhatikan Tanda untuk Memasang Komponen dalam Pekerjaan perbaikan 

Seseorang harus mengetahui dan memerhatikan aturan atau petunjuk pemasangan komponen mesin motor sebelum melakukan pekerjaan bongkar pasang. Pada dasarnya komponen mesin dirancang pabrik pembuatnya secara praktis, aman, dan bisa dibong kar pasang untuk keperluan perbaikan atau penggantian komponen yang telah rusak. Aturan pemasangan komponen mesin berupa "tanda dan angka atau huruf"

Sikap dan Tindakan untuk Memperpanjang Umur Sepeda Motor:

  1. Patuhi pemeriksaan dan jangka waktu perawatan berkala dalam buku pedoman servis. 
  2. Selalu waspada pada setiap masalah yang timbul atau gejala-gejala operasi yang tidak baik dan terhadap pemeliharaan yang tidak teratur. 
  3. Gunakan peralatan yang benar dan suku cadang yang asli sesuai merek motor, antara lain Honda Genuine Parts (HGP), Yamaha Genuine Parts (YGP), Suzuki Genuine Parts (SGP), Kawasaki Genuine Parts (KGP) atau komponen lain yang berkualitas misalnya Aspira atau NPR. Peralatan khusus (spesial standar tools) untuk membongkar dan memasang bagian-bagian tertentu, alat ukur tester yang diperlukan untuk pengecekan komponen-komponen sepeda motor. 
  4. Patuhi prosedur yang terdapat dalam buku pedoman servis dengan teliti, hindari jalan pintas. 
  5. Pengetahuan dasar mengenai ilmu mekanik (keterampilan teknik otomotif roda 2), dan pengalaman yang cukup.
automotif.me

Belum ada Komentar untuk "Konsep perawatan dan perbaikan sepeda motor"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel