Apa si Fungsi Ring Piston itu?

automotif.me


Apa si Fungsi Ring Piston itu?


Sebagai katup gas


Adalah untuk memelihara katup pada silinder liner sehingga mesin dapat men jaga tekanan kompresi secara teratur dalam entakan, dan gas pembakaran bisa me nyediakan kerja yang efektif pada piston dalam ekspansi stroke. Pelumas melapisi permukaan piston ring dan dinding silinder ketika kedua permukaan komponen tersebut bersinggungan, dan katupnya dapat terpelihara karena sisi muka dari ring sebelah kanan melekat erat dengan groove piston. Jika ring piston tidak dipasang dengan sebagaimana mestinya, oli di dalam bak mesin akan berkurang.

Sebagai kontrol oli


Fungsi ini untuk membentuk lapisan yang pas antara permukaan ring piston dan dinding silinder sehingga gesekan yang terjadi antara ring piston pada dinding si linder lembut. Jika bagian komponen yang bergesekan tidak memiliki lapisan oli, berarti yang terjadi adalah gesekan langsung antara metal dan metal. Jika terjadi hal seperti itu, tingkat keausan meningkat dan kadang-kadang terjadi goresan. Jika komponen sudah aus, lapisan pelumas yang dibutuhkan menjadi lebih besar dari pada biasanya yang kemudian menyebabkan pembakaran tidak sempurna karena olie mengalir ke dalam ruang pembakaran secara berlebihan. Hal ini dapat menye babkan endapan atau kotoran yang membuat ring piston melekat sehingga untuk mesin bensin hal ini meningkatkan volume gas buang.

Sebagai konduksi panas


Fungsi lain dari ring piston adalah mengeluarkan panas yang berasal dari gesekan piston dengan dinding silinder. Panas tersebut diradiasikan keluar baik melalui din ding silinder maupun air pendingin atau kisi-kisi. Jika piston berlebihan panasnya, hal ini kadang-kadang bisa menyebabkan kerusakan dan kekuatan piston menurun. Jika mesin terlalu panas, temperatur oli pelumas juga meningkat dan oli pelumas bisa berkurang karena terjadi penguapan.

Sebagai bearings


Karena piston mempunyai gerakan timbal-balik yang diakibatkan oleh energi le dakan pembakaran gas bahan bakar, dan poros mesin mengubah energi itu menja di gerakan rotasi, piston telah memaksa komponen untuk bergerak dengan daya do rong dari arah samping. Gerak timbal-balik balik piston tersebut mendorong dinding silinder dengan kuat. Ring piston mengisi jarak antara piston dan dinding silinder, dan ring yang bersinggungan dengan dinding silinder secara terus menerus men cegah bocornya dorongan gas dan menyeimbangkan oli pelumas. Oleh karena itu, fungsi ring piston adalah untuk mencegah piston bersinggungan dengan dinding silinder, Pada ring piston 4 tak, terjadi 3 gerakan, yaitu:

• Turning atau berputar. 

• Left and right (aktif dan pasif). 

• Up and down atau ke atas dan ke bawah.

Model Ring Piston


Motor 2 tak memiliki dua ring piston (ring atas dan ring kedua). Sedangkan motor 4 tak memiliki tiga ring piston (ring atas, ring kedua, dan ring oli). Pada tepi bagian dalam atas ring pertama dan kedua dibuat miring (inner cut). Fungsinya adalah un tuk menekan ring ke dinding silinder ketika terjadi tekanan dari ruang bakar. Ring oli terdiri atas tiga komponen, yaitu dua side rail dan satu spacer.

Mendeteksi Keausan Ring Piston


Pada motor 4 tak, keausan ring piston dapat diketahui dari asap putih yang keluar dari knalpot pada putaran mesin idle. Namun, kalau asap keluar setelah di atas 5.000 rpm, itu berarti seal klepnya sudah keras. Pada motor 2 tak, ring piston sudah dikatakan aus jika tenaga tiba-tiba turun drastis. Mulai dari putaran bawah hingga top speed tarikannya loyo, diiringi dengan suara ngelitik pada silinder mesin.

Yang Perlu Diperhatikan saat Memasang Piston


1. Olesi sedikit oli atau pelumas mesin pada pin piston.

2. Letakkan kain yang bersih di atas dudukan silinder untuk mencegah circlip pin piston jatuh ke dalam crankcase. Selanjutnya, pasang circlip pin piston dengan tang lancip.

3. Tanda panah pada piston harus mengarah ke lubang pembuangan, atau jika ter tulis "in" berarti mengarah ke lubang masuk.

Mengatasi Keluarnya Asap pada Motor 4 Tak 


Keluarnya asap dari knalpot motor 4 tak menandakan kebocoran oli dalam ruang bakar. Hal ini bisa disebabkan oleh silinder atau kepala silinder.

1. Jika liner silinder tergores, lakukan oversize serta mengganti piston dan ring pis tOn.

2. Jika piston dan ring piston aus, tetapi silinder bagus (tidak tergores), lakukan pengukuran clearence silinder normal antara 0,03-0,05.

3. seal klep bocor (biasanya seal sudah keras), ganti seal baru yang (original).

4. Jika klep bengkok atau bos klep longgar, gantilah dengan komponen baru.

5. Jika kepala silinder retak sehingga oli masuk dalam ruang bakar  saluran pelumasan, gantilah kepala silinder dengan yang baru.

Catatan
Lakukan oversize bila silinder tergoresatau cacat, dan ganti piston sertaring de ngan diameter yang lebih besar. Pemasangan ring piston harus dilakukan dengan mengikuti sudut pe masangan ring piston. Atau, pemasangan ujung ring pertama dan ring kedua sebaiknya dibuat berlawanan (lihat tampilan skema pemasangan ring piston). Namun, Anda perlu waspada bahwa keluarnya asap putih juga bisa disebabkan oleh permukaan oli mesin terlalu tinggi atau volume oli mesin melebihi takaran.
automotif.me 

Belum ada Komentar untuk "Apa si Fungsi Ring Piston itu?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel